Lapas Kelas IIA Lahat Perkuat Pembinaan Kepribadian Melalui Pelatihan Seni Hadroh bagi Warga Binaan
Lahat – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian yang berkelanjutan kepada warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Pembinaan Kerohanian berupa Pelatihan Kesenian Islam Hadroh bagi warga binaan Kamar Santri yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Lahat, Sabtu (4/7).
nay
7/4/20262 min read


Lahat – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian yang berkelanjutan kepada warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Pembinaan Kerohanian berupa Pelatihan Kesenian Islam Hadroh bagi warga binaan Kamar Santri yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Lahat, Sabtu (4/7).
Kegiatan yang diikuti oleh 12 warga binaan tersebut dipandu oleh Staf Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Ganjar Satya Atmaja, S.H., dengan pengamanan dan pendampingan dari Regu Pengamanan IV. Pelatihan berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, dan penuh antusiasme sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual warga binaan.
Pelatihan diawali dengan pengarahan mengenai pentingnya seni hadroh sebagai media dakwah, syiar Islam, sekaligus sarana pembentukan karakter. Selanjutnya peserta melakukan pemanasan vokal dan pengenalan kembali teknik memainkan alat musik hadroh, seperti rebana beserta alat pendukung lainnya.
Pada sesi inti, warga binaan berlatih memainkan irama hadroh secara berkelompok dengan mengiringi lantunan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Selain meningkatkan kemampuan musikal, peserta juga dibimbing untuk menjaga kekompakan irama, ketepatan tempo, harmonisasi tabuhan, dan keselarasan vokal sehingga mampu menampilkan pertunjukan hadroh yang lebih baik.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat dan minat di bidang seni budaya Islam, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter yang menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara warga binaan. Selama pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan pendampingan dan pengawasan secara optimal sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama, Amd.Ip., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, seni hadroh bukan sekadar kegiatan seni, melainkan media yang efektif untuk membentuk karakter, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik.
"Melalui pelatihan hadroh ini kami ingin menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual sekaligus pengembangan potensi warga binaan. Lantunan sholawat tidak hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana membangun kedisiplinan, kekompakan, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan yang diharapkan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. Pembinaan seperti ini akan terus kami dorong sebagai bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Lahat dalam membentuk warga binaan yang berakhlak mulia, produktif, dan siap berkontribusi secara positif setelah bebas," ujar Reza.
Melalui pelaksanaan program pembinaan kerohanian secara berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Lahat berharap kelompok hadroh warga binaan dapat menjadi salah satu pendukung berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan lapas sekaligus menjadi sarana pembinaan mental spiritual yang efektif. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen Lapas Kelas IIA Lahat dalam mendukung penyelenggaraan pembinaan pemasyarakatan yang humanis, berorientasi pada pembentukan karakter, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali menjadi pribadi yang beriman, bertanggung jawab, dan diterima di tengah masyarakat.
MEDIA SOSIAL
Ikuti kami untuk update terbaru dan informasi penting
Kontak
Alamat
lapaslahathebat@gmail.com
© 2026 Lapas Kelas IIA Lahat
JL. RE Martadinata, Ps. Lama, Kec. Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan




